
Pernah kebayang nggak, hari pertama mobilisasi proyek, tim sudah lengkap di lapangan, tapi RTK belum siap pakai? Receiver sudah datang, tapi baterai belum di-charge, setting koordinat belum dicek, bahkan berita acara serah terima belum dibuat. Hasilnya: waktu habis untuk “berbenah”, bukan untuk mengukur.
Pengantaran RTK HI TARGET V200+V30 PLUS yang rapi sebenarnya bisa bikin hari pertama proyek jauh lebih tenang. Unit datang lengkap, terdokumentasi, dan langsung bisa disetup sebagai base–rover. Data yang dihasilkan pun lebih mudah dipertanggungjawabkan bila suatu saat ada audit atau komplain dari klien.
Artikel ini kami akan bercerita bagaimana alur pengantaran RTK Hi-Target V200 + V30 Plus ynag kami lakukan: apa saja yang perlu dicek, bagaimana cara mendokumentasikannya, sampai langkah setup awal di lapangan.
Checklist Pengantaran RTK Hi-Target V200 + V30 Plus
Kelengkapan Perangkat & Aksesori
Sebelum unit keluar dari gudang, siapkan checklist standar. Ini penting untuk memastikan pengantaran RTK HI TARGET V200+V30 PLUS benar-benar siap kerja, bukan sekadar “barang tiba”.
Berikut contoh tabel checklist yang bisa Anda adaptasi:
| Komponen | Hi-Target V200 | Hi-Target V30 Plus | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Receiver GNSS RTK | ✔️ | ✔️ | Unit utama, cek nomor seri |
| Antena internal | Built-in | Built-in | Pastikan tidak ada kerusakan fisik |
| IMU / Tilt compensation | ✔️ | ✔️ | Untuk pengukuran miring lebih cepat |
| Baterai & charger | Minimal 2 baterai | Minimal 2 baterai | Cek kapasitas & kondisi fisik |
| Pole / tripod / tribrach | Sesuai paket | Sesuai paket | Disesuaikan dengan jenis pekerjaan |
| Kontroler / Android device | Sesuai paket | Sesuai paket | Aplikasi field sudah terinstal & login |
| Kabel data & aksesoris lain | Lengkap | Lengkap | Termasuk radio/4G bila ada |
| Buku manual / quick guide | Disertakan | Disertakan | Boleh versi cetak atau PDF |
Checklist ini sebaiknya ditandatangani oleh teknisi yang menyiapkan unit, lalu dilampirkan pada dokumen pengiriman dan arsip internal.
Dokumen yang Wajib Menyertai Pengantaran
Agar proses pengantaran tidak berhenti di “barang sudah sampai”, tapi naik kelas menjadi “alat siap operasional”, lengkapi dengan:
- Surat jalan dan daftar barang lengkap beserta nomor seri receiver & kontroler
- Berita acara serah terima (BAST) dengan kolom: kondisi fisik, kelengkapan, hasil tes singkat
- Informasi lisensi software (jika ada lisensi khusus)
- QR code atau link ke manual dan video tutorial setup
- Catatan singkat kontak support teknis (WhatsApp / email)
Bila proyek juga membutuhkan alat lain seperti total station, Anda bisa mengombinasikan paket dengan layanan rental sewa total station agar workflow survei di lapangan lebih fleksibel.
Prosedur Pengantaran di Lapangan yang Dilakukan Tim Dinar Geoinstrument
Pengecekan Fisik & Fungsi Dasar
Setibanya di lokasi, jangan langsung tanda tangan BAST tanpa pengecekan. Lakukan bersama perwakilan klien atau tim survei:
- Cek fisik body receiver, konektor, pole, tripod, dan aksesoris
- Nyalakan V200 dan V30 Plus, pastikan proses booting normal
- Cek kondisi baterai (idealnya sudah di-charge sebelum dikirim)
- Tes koneksi ke kontroler (Bluetooth/Wi-Fi/4G)
- Coba lock satelit sebentar untuk memastikan GNSS berjalan normal
Langkah 10–15 menit ini bisa menghindarkan perdebatan panjang di kemudian hari tentang siapa yang bertanggung jawab jika ada kerusakan.
Dokumentasi Foto & Video
Dokumentasi sederhana tapi krusial:
- Foto kondisi unit saat box dibuka di lapangan
- Foto label nomor seri receiver dan kontroler
- Foto tampilan aplikasi saat pertama kali lock FIX di lapangan
- Jika sempat, video singkat proses setup base dan rover
Semua dokumentasi ini sebaiknya disimpan di folder proyek (misalnya di cloud internal) sebagai bagian dari rekam jejak pengantaran RTK HI TARGET V200+V30 PLUS.
Langkah Setup Awal RTK Hi-Target V200 + V30 Plus
Setup Base Station
Secara konsep, sistem RTK terdiri dari base station yang koordinatnya sudah diketahui dan satu atau beberapa rover yang menerima koreksi.
Alur setup base secara umum:
- Pilih lokasi base yang terbuka, stabil, dan minim halangan (bangunan tinggi, pepohonan lebat).
- Pasang tripod atau pole, setel ketinggian, lalu catat tinggi antena.
- Nyalakan V200 atau V30 Plus yang dijadikan base.
- Di aplikasi field, pilih mode “Base” dan masukkan koordinat titik (dari titik kontrol, hasil pengukuran sebelumnya, atau jaringan referensi).
- Atur metode pengiriman koreksi (radio UHF, NTRIP via 4G, dan sebagainya).
- Simpan profil base agar dapat digunakan ulang tanpa mengulang setting dari nol.
Setup Rover
Untuk rover, prinsipnya adalah “terima koreksi, lalu siap bergerak”:
- Nyalakan receiver yang akan berperan sebagai rover.
- Hubungkan dengan kontroler, pilih mode “Rover RTK”.
- Pilih sumber koreksi yang sama dengan base (frekuensi radio atau mountpoint NTRIP yang sesuai).
- Pastikan sistem koordinat, datum, dan proyeksi sudah sesuai spesifikasi proyek.
- Lakukan uji ukur ke titik yang koordinatnya sudah diketahui (check point).
- Jika hasilnya masuk toleransi, barulah tim memulai pengukuran produksi.
Integrasi Pengantaran dengan Layanan Purna Jual
Training Singkat di Hari Pengantaran
Momentum pengantaran unit sangat ideal untuk sekaligus memberikan mini training, misalnya:
- Demo singkat cara mengoperasikan V200 & V30 Plus sebagai base dan rover
- Penjelasan perbedaan mode kerja (statik, RTK, dll.)
- Tips merawat baterai, penyimpanan alat, dan cara mengamankan data
Dengan begitu, klien tidak hanya menerima alat, tapi juga pengetahuan dasar untuk mengurangi risiko kesalahan di lapangan.
Dukungan Teknis Berkelanjutan
Lengkapi pengantaran dengan:
- Akses ke video tutorial dan artikel blog internal tentang GPS RTK Survey
- Nomor kontak support teknis yang responsif
- SOP singkat penanganan masalah umum (tidak FIX, koreksi putus, dsb.)
Kesan yang timbul di sisi klien: layanan profesional, bukan sekadar jual–antar–selesai.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞 WA/Telp: +62878-7521-4418 (Digital Marketing)
📩 Email: marketing@dinargeo.co.id
📍 Alamat: Komplek Karyawan DKI RT 12/02 Blok P1 No. 22, Pd. Klp., Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450

GPS Geodetik Hi Target V30 Plus RTK
Hi-Target V30 Plus adalah receiver GNSS RTK generasi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan survei dan pemetaan dengan presisi tinggi. Mengusung teknologi multi-konstelasi, desain kompak, dan daya tahan lapangan, V30 Plus menjadi solusi ideal bagi para surveyor, insinyur, maupun praktisi geospasial yang membutuhkan hasil cepat, akurat, dan andal dalam berbagai kondisi kerja.
FAQ
Apa beda utama Hi-Target V200 dan V30 Plus dalam konteks pengantaran & setup?
Secara fungsi, keduanya sama-sama receiver GNSS RTK yang digunakan untuk pekerjaan survei berakurasi tinggi. V200 lebih menonjol dengan desain yang sangat ringkas, bobot ringan, dan penggunaan IMU 9-axis generasi baru yang membantu stabilitas dan kecepatan FIX.
Berapa lama waktu ideal untuk proses pengantaran dan setup awal?
Jika checklist sudah siap dan tim teknis terbiasa dengan SOP, pengantaran RTK HI TARGET V200+V30 PLUS di lapangan—mulai dari pengecekan fisik, dokumentasi, sampai uji ukur singkat—biasanya bisa selesai dalam 1–2 jam untuk satu paket alat. Waktu bisa lebih cepat jika lokasi mudah dijangkau dan koordinat base sudah diketahui, tapi sebaiknya jangan mengorbankan dokumentasi hanya demi terlihat “cepat”.
Apakah RTK Hi-Target V200 + V30 Plus bisa digunakan dengan layanan NRTK?
Secara prinsip, receiver GNSS RTK modern seperti V200 dan V30 Plus dapat bekerja dengan layanan NRTK, selama sistem mendukung format koreksi yang umum digunakan (misalnya RTCM) dan ada koneksi data yang stabil ke server koreksi.
Apa risiko jika dokumentasi pengantaran kurang lengkap?
Risikonya antara lain:
- Sulit membuktikan kondisi awal alat jika terjadi kerusakan atau klaim garansi
- Potensi kesalahan sistem koordinat yang berdampak ke seluruh hasil survei
- Kebingungan internal mengenai siapa yang menerima, kapan disetup, dan dengan konfigurasi apa
Untuk proyek konstruksi dan infrastruktur, kesalahan beberapa sentimeter saja bisa berdampak besar di tahap akhir, sehingga dokumentasi pengantaran perlu dianggap bagian dari quality control, bukan formalitas.
Apakah perlu selalu membawa backup receiver saat pengantaran?
Tidak wajib di semua proyek, tetapi sangat direkomendasikan untuk pekerjaan bernilai tinggi, lokasi terpencil, atau jadwal yang sangat ketat.

