
Bagi para peneliti dan mahasiswa geofisika, kemampuan memahami kondisi bawah permukaan bumi bukan hanya tentang teori, tetapi tentang bagaimana menerjemahkannya ke dalam data nyata. Itulah mengapa pelatihan alat geolistrik menjadi pengalaman yang berharga.
Melalui Pelatihan Alat Geolistrik UNHAS, mahasiswa Universitas Hasanuddin berkesempatan langsung belajar dan mempraktikkan penggunaan alat geolistrik bersama tim profesional dari Dinar Explore.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi deteksi bawah permukaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa sains dan teknologi dapat bersatu untuk memahami lingkungan secara lebih dalam—secara harfiah dan ilmiah.
Apa Itu Alat Geolistrik dan Mengapa Diperlukan dalam Eksplorasi?
Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika eksplorasi yang digunakan untuk memetakan kondisi bawah permukaan berdasarkan sifat kelistrikan batuan. Prinsip dasarnya sederhana: arus listrik dialirkan ke dalam tanah melalui elektroda, lalu resistansi (hambatan listrik) yang dihasilkan diukur untuk menentukan jenis dan karakteristik lapisan bawah tanah.
Metode ini banyak digunakan untuk:
- Eksplorasi air tanah
- Penentuan lapisan tanah untuk pondasi bangunan
- Eksplorasi mineral dan panas bumi
- Identifikasi zona patahan dan kontaminasi tanah
Berbeda dengan metode seismik atau magnetik, geolistrik lebih ekonomis dan efisien, serta mampu memberikan gambaran yang cukup detail mengenai lapisan bawah permukaan hingga kedalaman tertentu.
Tabel berikut merangkum beberapa jenis metode geolistrik yang biasa diajarkan dalam pelatihan di UNHAS:
| Jenis Metode Geolistrik | Tujuan Utama | Kedalaman Efektif |
|---|---|---|
| Vertical Electrical Sounding (VES) | Mengetahui lapisan tanah secara vertikal | Hingga 300 m |
| Mapping (Profiling) | Memetakan variasi lateral resistivitas | Hingga 100 m |
| IP (Induced Polarization) | Deteksi mineralisasi logam dan bahan konduktif | Hingga 200 m |
Tujuan dan Signifikansi Pelatihan di UNHAS
Universitas Hasanuddin (UNHAS) sebagai salah satu kampus besar di Indonesia Timur selalu berkomitmen mengembangkan kompetensi mahasiswanya di bidang kebumian. Pelatihan ini diadakan dengan tujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengoperasikan alat geolistrik secara profesional.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara UNHAS dan Dinar Explore, di mana para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur berpengalaman di bidang geofisika terapan.
Tujuan utama pelatihan ini meliputi:
- Meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa dalam penggunaan alat geolistrik.
- Memberikan pemahaman mendalam tentang akuisisi dan interpretasi data resistivitas.
- Mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri eksplorasi energi, air tanah, dan pertambangan.
- Menumbuhkan kesadaran pentingnya survei geofisika dalam pembangunan berkelanjutan.
Rangkaian Kegiatan Pelatihan
Pelatihan berlangsung selama beberapa hari, terdiri dari sesi teori di kelas dan praktik langsung di lapangan sekitar kampus UNHAS.
| Hari | Kegiatan | Materi Pokok |
|---|---|---|
| Hari 1 | Pengenalan Geolistrik | Konsep dasar resistivitas dan prinsip pengukuran |
| Hari 2 | Demonstrasi Alat | Penjelasan komponen sistem dan pengaturan alat geolistrik |
| Hari 3 | Praktik Lapangan | Pengukuran VES dan Mapping, pengambilan data resistivitas |
| Hari 4 | Pengolahan Data | Interpretasi kurva resistivitas menggunakan software |
| Hari 5 | Presentasi Hasil | Diskusi hasil pengukuran dan kesimpulan penelitian |
Dalam sesi praktik, mahasiswa bekerja dalam kelompok kecil untuk memastikan setiap peserta mendapat pengalaman langsung mengoperasikan alat, memasang elektroda, serta mencatat data lapangan.
Peralatan yang Digunakan
Pelatihan ini menggunakan alat geolistrik tipe resistivity meter multichannel dengan akurasi tinggi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada total station sokkia im 52 sebagai alat bantu dalam pemetaan posisi titik pengukuran agar data lapangan lebih akurat.
Dinar Explore juga menyediakan opsi rental sewa total station bagi institusi atau pihak yang ingin mencoba peralatan survei lainnya seperti GPS geodetik, RTK, atau alat pemetaan UAV.
Peralatan utama yang digunakan antara lain:
- Resistivity Meter 4 Channel
- Elektroda stainless steel
- Kabel spool 100 m
- Aki 12V
- Software interpretasi data (Res2DInv dan IPI2Win)
Pembelajaran Langsung dari Ahli Lapangan
Instruktur yang memandu pelatihan merupakan praktisi geofisika berpengalaman, dengan latar belakang akademik dan proyek eksplorasi di berbagai wilayah Indonesia. Para peserta tidak hanya belajar cara membaca angka di layar alat, tetapi juga cara membaca medan—memahami pengaruh topografi, kelembapan tanah, hingga interferensi listrik terhadap hasil pengukuran.
Menurut laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, metode geolistrik merupakan salah satu teknik survei paling efektif untuk eksplorasi air tanah di wilayah tropis karena mampu mendeteksi lapisan akuifer dengan ketelitian yang tinggi (sumber resmi ESDM).
Dengan pembimbingan langsung, mahasiswa dapat menghubungkan teori resistivitas yang dipelajari di ruang kuliah dengan hasil nyata di lapangan.
Relevansi Geolistrik dalam Dunia Industri
Kemampuan membaca data resistivitas sangat relevan dalam berbagai bidang pekerjaan, antara lain:
- Konsultan geoteknik dan geologi teknik
- Industri tambang dan energi panas bumi
- Perusahaan penyedia air minum (PDAM)
- Instansi penelitian kebumian
Melalui pelatihan ini, mahasiswa UNHAS disiapkan untuk menghadapi kebutuhan industri yang menuntut ketelitian tinggi dan penguasaan alat survei modern. Banyak alumni pelatihan serupa yang kini bekerja di proyek eksplorasi dan penelitian di seluruh Indonesia.
Dampak Edukatif dan Kolaboratif
Kegiatan pelatihan ini juga menjadi wadah kolaborasi akademik dan industri. Dinar Explore sebagai mitra pelatihan berperan dalam transfer teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
UNHAS sendiri berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya mampu membaca peta, tetapi mampu “membaca bumi” melalui data ilmiah. Semangat inilah yang mendorong pelaksanaan pelatihan semacam ini terus digelar setiap tahun.
Selain itu, pelatihan ini juga menanamkan nilai penting tentang keselamatan kerja di lapangan, pengelolaan alat, serta etika profesional dalam penelitian lapangan.
Manfaat Langsung bagi Peserta
Beberapa manfaat yang dirasakan peserta antara lain:
- Pemahaman mendalam tentang sistem geolistrik dan cara kerjanya.
- Keterampilan praktis dalam pengambilan data lapangan dan interpretasi hasil.
- Kemampuan menggunakan perangkat lunak analisis resistivitas.
- Peningkatan daya saing di dunia kerja.
- Sertifikat pelatihan resmi dari Dinar Explore dan UNHAS.
Peserta juga mendapatkan modul pembelajaran, template laporan survei, dan akses ke forum alumni untuk berbagi pengalaman serta peluang kerja.
Dokumentasi Lapangan dan Antusiasme Peserta
Suasana pelatihan di lapangan terlihat penuh semangat. Mahasiswa saling bekerja sama dalam memasang kabel, mencatat data, hingga membaca hasil pengukuran di laptop. Instruktur memberikan panduan langsung tentang cara menjaga kestabilan arus dan memastikan kontak elektroda dengan tanah tetap optimal.
Banyak peserta mengaku kegiatan ini membuka pandangan baru bahwa sains kebumian bukan hanya tentang teori di laboratorium, tetapi tentang “menyentuh bumi” untuk memahami bagaimana ia bekerja.
“Saya baru benar-benar paham bagaimana arus listrik bisa membantu kita melihat lapisan bawah tanah. Rasanya seperti membuka jendela baru di dunia geofisika,” ujar Rani, mahasiswa Geofisika UNHAS.
Dukungan dan Kelanjutan Program
Setelah pelatihan selesai, Dinar Explore dan UNHAS berencana melanjutkan kolaborasi melalui riset bersama dan kegiatan lanjutan seperti:
- Pelatihan interpretasi data geolistrik 3D
- Workshop pemetaan hidrogeologi
- Kursus dasar pemetaan topografi berbasis GNSS
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran geospasial yang berkelanjutan di Indonesia Timur.
Bagaimana Cara Menghubungi Kami?
📞 WA/Telp: +62878-7521-4418 (Digital Marketing)
📩 Email: marketing@dinargeo.co.id
📍 Alamat: Komplek Karyawan DKI RT 12/02 Blok P1 No. 22, Pd. Klp., Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450
FAQ
Apa yang dimaksud dengan pelatihan alat geolistrik di UNHAS?
Pelatihan ini adalah kegiatan pembelajaran langsung bagi mahasiswa dan dosen untuk mempelajari cara penggunaan dan interpretasi alat geolistrik dalam mendeteksi kondisi bawah permukaan bumi.
Siapa penyelenggara pelatihan ini?
Kegiatan diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Dinar Explore sebagai mitra pelatihan dan penyedia alat survei geofisika.
Apakah pelatihan ini terbuka untuk umum?
Ya, pelatihan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, maupun profesional yang ingin memperdalam pengetahuan tentang metode geolistrik.
Apa manfaat utama mengikuti pelatihan ini?
Peserta mendapatkan pemahaman teknis, pengalaman lapangan, kemampuan interpretasi data resistivitas, serta sertifikat resmi yang bernilai profesional.
Apakah tersedia pelatihan lanjutan?
Ya, Dinar Explore secara berkala menyelenggarakan pelatihan lanjutan seperti interpretasi 3D, pemetaan geoteknik, dan training UAV mapping di berbagai kota.

